Anakku Karunia Besar dari Allah

Jumat, 27 Maret 2015

Tuntun aku untuk bisa iklas

Hampir 2 tahun kita terpish nak tapi rasanya masih juga hati ini belum bisa iklas menerima kepergianmu. Masih seringkali ada tanya kenapa kita harus berpisah disaat semua begitu indah kita rasakan. Masih seringkali berpikir bahwa ini adalah hukuman karena bunda belum bisa memberi yang terbaik untuk nathan. Setiap kali melihat orang lain masih seringkali hati ini bertanya mengapa harus kita yang terpisah.....apa salah bunda sampai harus menanggung rindu. Aku tahu semua rasa ini salah tapi entah hati ini belum bisa iklas.....meskipun seharusnya aku bisa mengiklaskan semua ini karena dia adalah milikMu. Bunda benci setiap kali harus pergi ke makam atau merencanakan tentang pemugaran makam karena hingga hari ini bunda tak pernah suka pemakaman......sering bunda bertanya kenapa harus ada kematian....kenapa harus ada pertemuan jika akhirnya harus terpisah oleh kematian. Sekali lagi aku tahu rasa ini salah. Seringkali juga bingung menghadapi pertanyaan orang mengapa lama mendapat anak lagi.......andai bisa kujawab pertanyaan itu....akupun tak pernah ingin seperti ini. Andai boleh memilih ingin memilih nathan kembali. Dua kali pula harus kualami keguguran dan pendarahan berkepanjangan.....hati inipun kembali bertanya mengapa Tuhan.....mengapa harus seperti ini.......adakah salahku yang teramat besar hingga harus kualami semua ini. Andai ini salib yang harus kupikul untuk sebuah mahkota kelak bisakah kupilih salibnya....? 
Bapa.....ajar aku iklas menerima dan menjalani semua ini. Bapa....tuntun aku untuk bisa mengucap syukur selalu terlebih ungkapan syukur disaat kehendakMu tak sejalan dengan pengharapanku. Mampukan aku untuk iklas Bapa....karena hanya dengan mengiklaskan semuanya aku akan mengalami kelegaan dan dapat melangkah dengan ringan. Jika memang semua ini untuk mendewasakanku dalam iman kuatkan aku Bapa......mampukan aku melaluinya......dan jangan tinggalkan aku Bapa. Berikan pertolonganMu disetiap pergumulanku. Bimbing aku memahami setiap rancanganMu. Tuntun selalu langkahku seturut firmanMu......dan tuntun langkahku untuk bisa berjalan menuju FirdausMu berjumpa denganMu dan berkumpul dengan dia yang aku rindukan.
Share:

Popular Posts