Anakku Karunia Besar dari Allah

Rabu, 17 Juli 2013

Kerjakan Dengan Hatimu


Yukova Nathaniel  Adelia Smart
Yukova Nathaniel - Adelia Smart//Art For Autism
Kami adalah orang yang percaya jika hati ada didalam apa yang kita kerjakan maka hasil yang akan kita dapatkan adalah hasil yang baik dan maksimal.  Ketika saya bekerja dengan hati kita sering kali waktu terlupakan karena terlalu asik mengerjakan sesuatu sehingga terkadang lupa waktu. Kerap kali sebelum berkeluarga bisa dibilang kerja saya adalah rumah saja karena memang kondisi orang tua yang beda kota, bahkan ketika kuliah selama sekitar 4 tahun saya "nginep" dikampus demi kepuasan hati.

Jagalah hatimu  dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. (Amsal 4:23)

Saat ini banyak orang berpikir bahwa otak adalah pusat dan mengatur seluruh kegiatan kita, tidak ada pertentangan antara pemikiran tersebut dengan apa yang ada dalam ayat, karena secara alkitabiah  hati dapat dilihat sebagai  pikiran, perasaan, dan kemauan seseorang melakukan sesuatu.  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, berarti menjaga pikiran, perasaan dan kemauan kita untuk melakukan sesuatu dan tentu saja melakukan sesuatu yang baik & benar seturut dengan kehendak Dia yang menciptakan kita.

Yukova Nathaniel & Rizky
Yukova Nathaniel & Rizky - Art For Autism
Ada banyak hal yang dikerjakan orang tua dengan mengatasnamakan kebutuhan anak tetapi sering kali gagal melihat kebutuhan hati sang anak. Ada orang tua yang bekerja siang malam untuk mencari uang untuk memenuhi kebutuhan buah hatinya supaya bisa sekolah yang baik, dapat babysister yang baik, membeli mainan yang baik, mengajak jalan-jalan anak dan banyak lagi hal yang lain yang dijanjikan oleh orang tua terhadap anak. Tapi apakah itu menjadi kebutuhan hati buah hati ? Masing-masing anak adalah unik dan masing-masing memiliki kebutuhan hati yang berbeda tetapi  ada satu hal yang pasti bahwa hati mereka membutuhkan hati orang tua yang memperhatikan kebutuhan hati sang anak. Sebagai orang tua; dan terlebih orang tua yang diberi karunia seorang anak yang divonis down syndrome sering kali justru kami belajar banyak tentang hati. Ketika  kami menyediakan waktu untuk anak Yukova Nathaniel dengan hati  yang terbuka bagi dia, maka dia akan mengerti apa yang menjadi harapan kami terhadap dia.

Berbicara dengan hati terhadap seorang anak tentu tidak mudah namun yang terutama adalah sediakan waktu. Mungkin kita sudah menyediakan waktu buat anak  namun  gagal, ada pertanyaan "Bagaimana hati kita mengerti hati anak ketika ada waktu buat anak sering kali kita menyibukkan diri dengan hati handphone/laptop kita  bermain BBM/game/whatzup?" Apakah kita termasuk yang seperti itu?



Share:

Popular Posts